<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/806295993906459800?origin\x3dhttp://filania201189-ain.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Saturday, April 5, 2008

♥ Junjungan mulia,hingga hujung nyawa

"Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang Rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang Rasul. Apakah Jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barangsiapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun, dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur."

:: Ali 'Imran : 144 ::

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seseorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, "Maaflah, ayahku sedang sakit," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.

Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?"
"Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru kali ini aku melihatnya," tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang. "Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara dan memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut," kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya.

Malaikat maut datang menghampiri, Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya. Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut roh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. "Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?" Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. "Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti rohmu. Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril. Ternyata itu tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan. "Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi.

"Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?" "Jangan khuatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: 'Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril. Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan roh Rasulullah ditarik. Seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. "Jibril, betapa sakitnya sakaratul maut ini." Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. "Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. "Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril.

Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, keranana sakit yang tidak tertahankan lagi. "Ya Allah, dahsyat sungguh maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku. "Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan telinganya. "Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku - peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu." Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan.

Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. "Ummatii, ummatii, ummatiii?" - "Umatku, umatku, umatku"

Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai diri baginda sebagaimana dia mencintai kita?

Selalu tidak kita mengenangnya sebagaimana Rasulullah SAW mengingati kita walau di akhir hayatnya?

YA RASULULLAH,aku juga mahu ke syurga!

"Sesungguhnya Allah dan malaikatNya berselawat (memberi segala penghormatan dan kebaikan) kepada Nabi (Muhammad s.a.w); wahai orang-orang yang beriman berselawatlah kamu kepadanya serta ucapkanlah salam sejahtera dengan penghormatan yang sepenuhnya." (33:56)

Allahumma sholli 'ala Muhammad wa baarik wa salim 'alaihi...

"...ttp Allah mjdikan kamu cinta kpd keimanan dn mjdikan iman itu indah dlm hatimu." [al-hujurat 7]
9:44 PM
0 commented Leave A Comment




♥ About me

    Ain Zubaidah Binti Salleh. 25. Gadjah Mada University, Yogyakarta

♥ Quotes

    "a girl who wanted to strive hard to be an excellent daie, still confuse in her way towards her clear goal, easily lost in the world called life, try her best living as a medical student yet easily forget what her responsibilities are, dream to become a doctor who can learn together with the patients about the meaning of sabar dan syukur and in the end wish to end the journey at the true destination, jannah... (^o^)/".
    Sesungguhnya Engkau tahu* bahwa hati ini telah berpadu* berhimpun dalam naungan cintaMu* bertemu dalam ketaatan* bersatu dalam perjuangan* menegakkan syariat dalam kehidupan* Kuatkanlah ikatannya* kekalkanlah cintanya* tunjukilah jalan-jalannya* terangilah dengan cahayamu* yang tiada pernah padam* Ya Rabbi bimbinglah kami* Lapangkanlah dada kami* dengan karunia iman* dan indahnya tawakal padaMu* hidupkan dengan ma'rifatMu* matikan dalam syahid di jalan Mu* Engkaulah pelindung dan pembela

♥ berangkatlah kamu, baik dalam keadaan ringan, mahupun berat! [9:41]

  • 1.salimul aqidah -akidah yg sejahtera
  • 2. shahihul ibadah -ibadah yg sahih
  • 3. matinul khuluq -akhlak yg mantap
  • 4. mutsaqqoful fikri -luas pengetahun
  • 5. qowiyyul jismi -sihat tubuh badan
  • 6. qodirun 'alal kasbi -mampu berdikari
  • 7. mujahadatun linafsihi -melawan nafsu
  • 8. harishun 'ala waqtihi -sgt menjaga masa
  • 9. munazhzamun fi syu'unihi -t'susun urusannya
  • 10. naafi'un lighoirihi -bermanfaat pd org lain

♥ Take A Look At The Past